Warudoyong (KEMENAG)
Prestasi kembali ditorehkan siswa-siswi MAN 2 Kota Sukabumi pada ajang Event Islamic Student Olympiad (ISO) 7.0 Jenjang SMA/SMK/MA Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Prisma Cendekia Foundation. Dalam kompetisi yang dilaksanakan secara daring tersebut, peserta dari MAN 2 Kota Sukabumi berhasil meraih total 70 medali dari berbagai bidang akademik dan keagamaan.
Berdasarkan hasil resmi yang diumumkan pada Senin (18/05/2026), perolehan medali terdiri atas 21 medali emas, 32 medali perak, dan 17 medali perunggu. Capaian tersebut berasal dari sejumlah mata pelajaran yang diikuti para siswa, di antaranya Akidah Akhlak dengan raihan 7 emas, 6 perak, dan 2 perunggu; Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) memperoleh 1 emas dan 6 perak; Bahasa Arab meraih 4 emas dan 3 perak; Fiqih memperoleh 4 emas, 5 perak, dan 4 perunggu; Qurdis meraih 10 perak dan 3 perunggu; Bahasa Indonesia memperoleh 5 emas, 1 perak, dan 1 perunggu; serta Bahasa Inggris meraih 1 perak dan 7 perunggu.
Selain perolehan medali tersebut, salah satu siswa MAN 2 Kota Sukabumi, Rohman, berhasil meraih Juara 1 Nasional pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian yang menunjukkan kemampuan siswa madrasah dalam bersaing pada kompetisi tingkat nasional.
Pembimbing olimpiade, Ardiansyah Rizki Fauji, S.Pd., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan dan kesungguhan siswa selama mengikuti persiapan lomba. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah medali, tetapi juga dari tumbuhnya semangat belajar dan kepercayaan diri peserta didik.
“Anak-anak menunjukkan komitmen yang baik selama proses persiapan. Mereka mampu menjaga disiplin belajar dan tetap serius meskipun kompetisi dilaksanakan secara online. Mudah-mudahan pengalaman ini bisa menjadi motivasi untuk terus berkembang dan berani bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Rohman mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya dalam kompetisi tersebut. Ia menyebut dukungan guru dan orang tua menjadi salah satu faktor penting selama proses persiapan.
“Saya bersyukur bisa mendapatkan hasil terbaik pada lomba ini. Tentunya ini menjadi pengalaman yang berharga bagi saya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan ke depan,” tuturnya.
Islamic Student Olympiad 7.0 menjadi salah satu wadah bagi pelajar untuk mengukur kemampuan akademik sekaligus melatih ketelitian, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi kompetisi secara sehat. Seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi dan pengerjaan soal secara daring sesuai bidang yang dilombakan.
Capaian yang diraih dalam ajang ini sekaligus memperlihatkan upaya berkelanjutan MAN 2 Kota Sukabumi dalam membangun budaya belajar dan pembinaan prestasi siswa. Madrasah berharap semangat tersebut dapat terus tumbuh sehingga siswa tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses belajar, kerja keras, dan kemampuan mengembangkan potensi diri secara konsisten.
Kontributor : Ardiansyah




